Halaman

Senin, 11 Maret 2013

BAB 11 HARGA KESEIMBANGAN DAN ELASTISITAS


A.    KESEIMBANGAN PASAR
1.      Pengertian harga keseimbangan
Harga keseimbangan merupakan harga yang terjadi sebagai akibat interaksi permintaan dan penawaran terjadi di pasar, mka harga keseimbangan disebut harga pasar. Suatu harga akan terjadi keseimbangan harga apabila harga yang terjadi cenderung untuk tetap tidak berubah.
Harga keseimbangan tercapai jika jumlah barang yang diminta sama dengan jumlah barang yang ditawarkan pada waktu tertentu dan harga tertentu. Dengan demikian terjadinya harga keseimbangan ini terjadi pada titik potong antara kurva permintaan dengan kurva penawaran.

2.      Proses terbentuknya keseimbangan pasar
Pasar terbentuknya keseimbangan harga atau harga pasar merupakan proses tarik-menarik antara kekuatan permintaan dan penawaran atas barang tertentu.
a.      Dengan persamaan fungsi permintaan dan penawaran
b. Menggunakan Bentuk grafik, kurva permintaan dan kurva penawaran

3. Pengaruh perubahan permintaan dan penawaran terhadap harga keseimbangan perubahan jumlah barang yang diminta merupakan perubahan jumlah barang yang akan dibeli atau diminta akibat dari perubahan harga. Perubahan permintaan barang adalah begeser atau berpindahnya kurva permintaan akibat perubahan pendapatan dan berubah selera konsumen.

Perubahan kurva penawaran merupakan bergesernya kurva penawaran, baik yang disebabkan kemajuan teknologi maupun penggunaan bahan-bahan untuk berproduksi (factor input).
Perubahan kurva sering disebut perubahan penawaran. Dengan kurva permintaan tetap dan kurva penawaran bergeser ke kanan, harga keseimbangan akan turun. Akan tetapi jika kurva penawaran bergeser ke kiri, harga keseimbangan akan meningkat.

B.     ELASTISITAS PERMINTAAN
            Elastisitas permintaan merupakan ukuran sejauh manan kepekaan atau tanggapan barang yang diminta, jika terjadi perubahan harga, baik harga barang tersebut maupun harga barang lain, dan perubahan pendapatan konsumen.
            Berarti elastisitas permintaan menunjukkan perbandingan anatara perubahan relative jumlah barang dan jasa yang dibeli (dq) dengan perubahan relative harga. Hasil perbandingan ini disebut koefisien elastis permintaan. Secara sederhana koefisien elastisitas permintaan. Dapat dirumuska sebagai berikut :
Koefisien elastisitas permintaan = % perubahan permintaan / % perubahan harga

Elastisitas permintaan dalam Elastisitas Harga
Elastisitas harga atau price elasticity merupakan prosentase perubahan jumlah barang yang diminta yang disebabkan oleh perubahan harga barang tersebut sebanyak 1%.
Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa elastisitas harga menunjukkan reaksi atau tanggapan pembeli atau konsumen jika terdapat perubahan harga.
1.      Elastis (ED > 1)
Permintaan barang yang elastis artinya setiap perubahan harga akan menyebabkan perubahan jumlah barang yang diminta dengan presetase yang relative lebih besar.
2.      Inelastic (Ed < 1)
Permintaan barang yang bersifat inelastic artinya setiap perubahan harga akan menyebabkan perubahan jumlah barang yang diminta dengan persentase yang lebih kecil.
3.      Elastisitas Tunggal (eD = 1)
Permintaan barang yang bersifat elastisitas tunggal (eD = 1) artinya setiap perubahan barang yang diminta sama dengan perubahan harga.
4.      Elastisitas Tak Terhingga (eD = ~)
Permintaan barang yang memiliki sifat elastisitas tak terhingga, artinya pada harga tertentu dimungkinkan perubahan jumlah barang yang diminta secara tidak terbatas.
5.      Inelastic Sempurna (eD = 0)
Permintaan barang yang memiliki sifat inelastic sempurna, artinya setiap terjadi perubahan harga, tidak mempengaruhi jumlah barang yang diminta.


ELASTISITAS PENAWARAN
  Elastisitas penawaran adalah perbandingan antara seberapa besarperubahan jumlah barang yang ditawarkan sebagai akibat dari perubahan harga.
     Elastisitas penawaran berfungsi untuk mengukur derajat kepekaan atau tanggapan terhadap jumlah barang yang ditawarkan jika harganya berubah.
Macam-macam elastisitas penawaran :
a.      Elastis (es > 1)
Penawaran yang bersifat elastis, artinya setiap perubahan harga akan menyebabkan jumlah barang yang ditambahkan dengan persentase yang relative besar.
b.      Inelastis (es < 1)
Penawaran yang bersifat inelastic, artinya setiap perubahan harga akan menyebabkan perubahan jumlah barang yang ditawarkan dengan persetase yang lebih kecil.
c.       Elastis Tunggal (es = 1)
Penawaran barang yang bersifat tunggal, artinya setiap perubahan harga akan diikuti dengan perubahan jumlah barang yang ditawarkan dengan persentase yang sama.
d.      Elastis Tak Terhingga (es = ~)
Penawaran yang bersifat elastisitas tak terhingga, artinya pada saat harga tertentu jumlah barang yang ditawarkan tidak terbatas.
e.       Inelastic Sempurna (es = 0)
Penawaran dalam keadaan inelastis sempurna artinya terjadi perubahan harga tidak berpengaruh terhadap jumlah barang yang ditawarkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar